Mencoba bersuara.. meski lisan kadang terdiam menahan gemuruh kata tanpa nyawa.. tersimpan berjuta kalimat dalam untaian bait kerinduan.. dan untukmu wahai hati dan rasa... dengarlah... renungkanlah... dan semoga puisi indah kehidupan kan menjadikanmu sanggup memetik ibrah (pelajaran) dan hikmah 'tuk rangkai diri menjadi pribadi yang lebih baik.... insyaAllah..~

Selasa, 20 Oktober 2009

Doa Pengampunan


Yaa Allah..
Tiga hal mencegahku..
Dan satu hal mendesakku untuk bermohon kepadaMu..
Tak sanggup kusampaikan doa..
Karena seringnya aku melalaikan perintahMu..
Karena cepatnya aku melakukan laranganMu..
Karena kurangnya aku mensyukuri nikmatMu..
Namun kuberanikan diriku bermohon kepadaMu..
Karena (aku tahu)..
Engkau amat pemurah kepada mereka yang menghadapMu..
Dan menemuiMu dengan penuh pengharapan..
Semua kebaikanMu karunia..
Semua nikmatMu anugerah..
Inilah aku, yaa Ilahi..
Bersimpuh di pintu keagunganMu..
Bergetar berserah diri kepadaMu..
Kusampaikan padaMu, betapapun besar rasa maluku..
Permohonan hamba yang papa jelata..
Tak pernah kuakui anugerahMu..
Kecuali dengan menghindari maksiat kepadaMu..
Padahal setiap saat aku dilimpahi karuniaMu..

Yaa Ilahi..
Masihkah berguna bagiku pengakuan dosa yang kulakukan..
Dapatkah menolongku pengakuan nista yang kukerjakan..
Apakah saat ini Engkau telah menjatuhkan murkaMu..
Apakah kini pada saat aku berdoa..
Engkau telah menetapkan kemarahanMu..
Wahai yang Mahasuci (apapun yang terjadi)
Aku tak kan berputus asa terhadapMu..
Bukankah Engkau telah membukakan bagiku..
Pintu ampunanMu..
Bahkan ingin kusampaikan..
Ucapan hamba..
Yang hina..
Yang menganiaya dirinya..
Yang meremehkan kebesaran Tuhannya..
Yang dosa-dosanya kian membesar..
Bersama hari-hari hidupnya..
Sehingga sampailah saat..
Ketika kesempatan berbuat telah terlambat..
Dan maut telah menjemput..
Yakinlah ia tiada tempat berlari dan berlindung..
Kecuali pada naunganMu..
Datanglah ia menghadapMu..
Dengan ketulusan tobatNya..
Bersimpuh di hadapanMu..
Dengan hati yang bersih suci..
MenyeruMU..
Dengan suara parau dan gemetar..
Ia merunduk dimukaMu sampai melengkung punggungnya..
Menunduk didepanMu..
sampai rebah kepalanya..
Kakinya berguncang karena takutnya kepadaMu..
Airmatanya deras membasahi pipinya..
Seraya memanggilMu : Ya Arhamar Rahimin

Wahai yang paling kasih dari segala yang mengasihi..
Wahai yang paling sayang kepada para pemohon kasih sayang..
Wahai yang paling santun kepada para pemohon ampunan..
Wahai yang maafNya lebih sering dari siksaNya..
Wahai yang ridhaNya lebih besar dari murkaNya..
Wahai yang selalu menganugerahkan ampunan pada makhlukNya..
Wahai yang selalu menerima tobat hambaNya..
Wahai yang memperbaiki pendosa dengan ampunan..
Wahai yang peridha dengan amal hamba yang kurang..
Wahai yang membesarkan amal yang kecil..
Wahai yang menjaminkan ijabah doa..
Wahai yang menjanjikan sebagus-bagusnya imbalan..

Bukankah aku pendosa besar yang Engkau maafkan..
Bukankah aku pengaku hina yang Engkau terima..
Bukankah aku pentobat dzalim yang Engkau ampunkan..
Ditempat ini aku bertobat kepadaMu..
Tobat orang yang menyesali kelalaiannya..
Yang takut karena tumpukan dosanya..
Yang malu karena kelakuannya..
Yang tahu bahwa memaafkan dosa besar tidaklah menyulitkanMu..
Mengampuni dosa yang banyak tidak menyusahkanMu..
Membebaskan kejahatan yang keji tidak memberatkanMu..
Yang tahu bahwa
hamba yang paling Engkau cintai
adalah hamba yang tidak takabbur padaMu..
Yang tidak mengulangi maksiat kepadaMu..
Yang membiasakan istighfar..

Aku berlepas diri padaMu dari takabbur..
Aku berlindung padaMu dari mengulangi maksiat..
Aku istighfar padaMu dari kekuranganku..
Aku memohon bantuanMu dari kelemahanku..

Yaa Allah..
Limpahkan sejahtera bagi Muhammad dan keluarganya..
Berikan kemampuan kepadaku untuk melaksanakan perintahMu..
Ampuni aku bila melalaikan kebajikan padaMu..
Lindungi aku dari apa yang ditakuti orang yang berbuat salah..

Sungguh, Engkau penuh ampunan..
Yang diharap maghfirahNya..
Yang dikenal maafNya..
Aku tidak mencari pemenuh hajatku selainMu..
Aku tidak mencari pengampun dosa selainMu..
Tidak, tidak
Aku tidak takut kecuali kepadaMu..
Engkaulah yang layak ditakuti..
Engkaulah yang layak mengampuni..
Limpahkan kesejahteraan bagi Muhammad dan keluarganya..
Penuhi hajatku..
Laksanakan dambaku..
Ampuni dosaku..
Tentramkan kecemasan diriku..
Sungguh..
Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu..
Semuanya,mudah bagiMu..
Yaa Arhamar Rahimin...._


[doa ini adalah rintihan Ali Zainal Abidin yang bergelar Imam As-Sajjad (orang yang senang bersujud) yang dicatat oleh pengikutnya dan dibukukan dengan judul As-Sahifah as-Sajjadiyah yang telah diterjemahkan oleh Jalaluddin Rakhmat, "Rintihan Suci Ahli Bait Nabi", Bandung : Remaja Rosda Karya, 1997]

Tidak ada komentar:

Bismillahir rahmanir rahiim.. Alhamdulillah puji syukur hanyalah milik Allah SWT, Dia dengan keMahaSempurnaan dalam setiap ciptaanNya telah memberikan akal, hati, rasa, raga, jiwa, ilmu, cinta, kasih sayang dan segala anugerah lainnya yang andaikan dihitung dan air laut dijadikan tinta untuk menulis semua karuniaNya PASTI nikmat Allah tak kan habis terlalu melimpah untuk kita..Sholawat dan salam semoga selalu tercurah untuk Rasulullah Khotimun Nabi Muhammad SAW, untuk keluarga, sahabat beserta para pengikutnya hingga akhir zaman..Mensyukuri segalanya mengisi hari demi hari dengan belajar memperbaiki setiap kekurangan dan keterbatasan diri dalam rangka beribadah mendekatkan diri pada Allah Pencipta Jagad Raya Alam Semesta untuk meraih kesuksesan hidup dunia akhirat..