Mencoba bersuara.. meski lisan kadang terdiam menahan gemuruh kata tanpa nyawa.. tersimpan berjuta kalimat dalam untaian bait kerinduan.. dan untukmu wahai hati dan rasa... dengarlah... renungkanlah... dan semoga puisi indah kehidupan kan menjadikanmu sanggup memetik ibrah (pelajaran) dan hikmah 'tuk rangkai diri menjadi pribadi yang lebih baik.... insyaAllah..~

Selasa, 10 Januari 2012

Ibu......................!!!!!!

IBU
kado istimewa bagi kaum hawa ketika dipanggil ibu
Seorang anak kecil yang tertatih dengan terbata memanggil ibu
Ibu mana yang tak senang jika putra putrinya senantiasa memanggil ibu dengan penuh kasih sayang
Ibu mana yang tak senang jika putra putrinya senantiasa patuh dalam kebaikan
Ibu mana yang tak senang jika putra putrinya senantiasa taat kepada Yang Maha Kuasa
Ibu mana yang tak senang jika putra putrinya tumbuh dewasa dengan jati dirinya
Ibu akan bahagia melihat kita tumbuh dewasa dengan impian yang kita punya
Ibu akan senang jika putra putrinya penyayang dan penuh tanggung jawab
Tak cukupkah kita ditimang siang dan malam
Tak cukupkah kita senantiasa disayang dan diperhatikan
Tak cukupkah kita merasa beruntung karena telah memiliki ibu
Nasihatnya bukan ancaman, nasihatnya bukan kebencian,
Nasihatnya adalah ketulusan hati untuk menjadikan hidup kita mandiri dan mensyukuri
Hati seorang ibu akan ikut menangis kala sang buah hati menangis
Hati seorang ibu akan ikut terluka kala sang buah hati terluka
Hati seorang ibu akan remuk redam kala amarah sang buah hati tak bisa dipendam
Hati seorang ibu akan runtuh kala sang buah hati tak patuh
Hati seorang ibu akan sakit kala keinginan sang buah hati tak terturuti
Keadaan bukanlah pilihan, tapi keadaan adalah kenyataan hidup yang harus dijalankan dengan perbaikan-perbaikan
Tak ingin kah kita membuat ibu senantiasa tersenyum?
Bukan keangkuhan yang ditorehkan, tapi kesederhanaan dalam menyikapi harta titipan
Bukan amarah yang dihadapkan, tapi kesabaran akan ujian dan kenikmatan
Bukan penyesalan yang diluapkan, tapi indahnya mensyukuri kebersamaan
Waktu akan terus berlalu
Sedetik pun kita tak akan bisa kembali
Namun apapun kekurangan yang telah lalu
Masih bisa kita perbaiki
Dengan terus memandang kebaikan, dengan terus melatih diri dengan kesabaran, dengan terus mendekat kepada Sang Pencipta, karena kita sepenuhnya milikNya
Ibu senantiasa berusaha memahami kita, pahamkah kita?
Ibu senantiasa berbuat semaksimal mungkin membahagiakan kita, maksimalkah kita?
Ibu senantiasa bersyukur telah memiliki kita, bersyukurkah kita?
Ibu senantiasa berdoa tanpa kita minta, mendoakankah kita?
Ibu senantiasa lebih dulu memberi maaf tanpa kita sadar, sadarkah kita?
Ibu senantiasa rindu tanpa kita tahu, rindukah kita?
Ibu senantiasa mengkhawatirkan dan mencemaskan kita, khawatirkah kita dengan kecemasan beliau?
Ibu senantiasa memberi tanpa mengharap imbalan, lalu apa yang kita berikan?
Bukan harta namun cinta,
Bukan jabatan namun kemandirian,
Bukan belas kasihan namun kasih sayang,
Bukan ditakuti namun dihormati,
Menjadi orang yang berguna dan tumbuh menjadi anak yang soleh dan sholehah,
Ibu pun dengan setia berada disamping kita, hingga entah kapan akan selalu ada
Ibu pun akan selalu mendoakan kita, hingga Sang Pencipta mengambilnya
Ibu…. Ibu….. Ibu…..
Tak akan pernah tahu sampai kapan kita bisa memanggil ibu………..
Ibu….
Untuk adekku tersayang,
Untuk adekku yang akan tumbuh menjadi pribadi yang santun dan sederhana
Untuk adekku yang berjiwa besar dan penuh kasih sayang
Untuk adekku yang akan menjaga ibu dan bapak dengan sepenuh hati
Untuk adekku yang pemaaf dan lembut hatinya
Untuk adekku yang selalu berani membela kebenaran bukan keegoisan
Untuk adekku yang akan bersemangat dengan impiannya
Untuk adekku yang akan selalu mengingat tujuan hidup, bahwa kita milikNya, karena kehidupan hanyalah sementara
Untuk adekku yang akan selalu berusaha memperbaiki diri....._

________________________
sumber : https://chocolateva.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Bismillahir rahmanir rahiim.. Alhamdulillah puji syukur hanyalah milik Allah SWT, Dia dengan keMahaSempurnaan dalam setiap ciptaanNya telah memberikan akal, hati, rasa, raga, jiwa, ilmu, cinta, kasih sayang dan segala anugerah lainnya yang andaikan dihitung dan air laut dijadikan tinta untuk menulis semua karuniaNya PASTI nikmat Allah tak kan habis terlalu melimpah untuk kita..Sholawat dan salam semoga selalu tercurah untuk Rasulullah Khotimun Nabi Muhammad SAW, untuk keluarga, sahabat beserta para pengikutnya hingga akhir zaman..Mensyukuri segalanya mengisi hari demi hari dengan belajar memperbaiki setiap kekurangan dan keterbatasan diri dalam rangka beribadah mendekatkan diri pada Allah Pencipta Jagad Raya Alam Semesta untuk meraih kesuksesan hidup dunia akhirat..