Mencoba bersuara.. meski lisan kadang terdiam menahan gemuruh kata tanpa nyawa.. tersimpan berjuta kalimat dalam untaian bait kerinduan.. dan untukmu wahai hati dan rasa... dengarlah... renungkanlah... dan semoga puisi indah kehidupan kan menjadikanmu sanggup memetik ibrah (pelajaran) dan hikmah 'tuk rangkai diri menjadi pribadi yang lebih baik.... insyaAllah..~

Jumat, 17 April 2009

KETELADANAN UMAR BIN ABDUL AZIZ RAHIMAHULLAH


Umar bin Abdul Azis dijuluki sebagai Khulafa' Ar-Rasyidin yang kelima. Nama lengkapnya adalah Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Al-Hakam, Amirul MUkminin Abu Hafs Al Quraisy Al-Umawi r.a. Lahir tahun 60 H di Madinah, tahun dimana Mua'wiyah wafat atau satu tahun sebelumnya. Dia adalah salah seorang keturunan Umar bin Al-Khattab. Tidak sedikit ulama yang meyakini bahwa beliaulah MUJADDID kurun pertama yang dijanjikan oleh Rasulullah saw.

Setelah wafatnya khalifah Sulaiman bin Abdul Malik, Umar bin Abdul Azis diangkat sebagai khalifah. Sesaat Umar berusaha menghindar dari memangku jabatan tersebut karena rasa takutNya pada Allah swt. Namun kaum muslimin dengan serempak berteriak : "Kami telah memilihmu wahai Amirul Mukminin. Kami mempercayakan kepadamu untuk mengendalikan segala urusan kami dengan penuh kerelaan dan kebahagiaan". Setelah suara kaum muslimin telah mereda dan dia melihat semuanya menerima dengan lapang dada, diapun memuji dan bersyukur kepada Allah swt serta menghaturkan shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Setelah itu dia berkata :
"Saya berpesan kepada kalian semua untuk :
1. Bertaqwa pada Allah swt, sesungguhnya bertakwa kepadaNya dapat menjadi pendorong untuk melakukan segala sesuatu. Tidak ada perbuatan lain yang dapat menjadi pendorong terhadap perilaku seseorang selain bertakwa kepadaNya.
2. Bekerjalah untuk akhirat kalian. barang siapa yang bekerja untuk akhiratNya, maka Allah akan mencukupkan segala kebutuhan dunianya.
3. Perbaikilah hati kalian, maka Allah yang Maha Mulia akan memperbaiki niat kalian.
4. Banyaklah mengingat kematian dan persiapkan dengan baik segala bekalnya sebelum kematian menjemput kalian. barang siapa yang tidak mengingat kisah dari nenek moyangnya tentang apa yang terjadi antara dirinya dengan Adam a.s, maka ketahuilah bahwa Adam a.s juga seorang ayah yang hidup untuk tenggelam dalam kematian.
5. Umat ini tidak berselisih dalam masalah Rabb mereka, Nabi dan kitabNya, tapi mereka berselisih karena memperebutkan dunia dan dirham. Karena itu DEMI ALLAH , saya tidak akan memberikan kepada seorangpun segala hal yang tidak berhak dia terima dan sayapun tidak menghalangi sesuatu yang memang sudah menjadi haknya.
Wahai manusia, barang siapa yang ta'at kepada Allah swt, maka dia wajib dita'ati dan barang siapa yang durhaka kepadaNya, maka tidak boleh seorangpun menta'atinya. TA'ATLAH KEPADAKU SELAMA SAYA TA'AT KEPADA ALLAH SWT. DAN JIKA SAYA DURHAKA KEPADA-NYA, MAKA KALIAN TIDAK BERHAK MENTA'ATIKU.."

Dirinya memiliki keistimewaan disibukkan untuk menegakkan keadilan, terkumpul sifat zuhud dan suci, wara' dan santun. Bagi rakyatnya, dia menjadi penentram dan pelindung. bagi para penentangnya, dia menjadi orang yang dapat dipercaya dan pemberi petunjuk. Dia adalah orang yang fasih berbicara,alim, pandai dan bijaksana. Masa kehidupannya setelah menjadi khalifah dimulai dengan mengembalikan semua hak kepada pemiliknya yang semula diambil dengan cara yang dzalim dan mengambil hak dari orang yang telah merampasnya. Dialah orang yang paling banyak melaksanakan sholat, shiyam dan orang yang paling takut akan siksaan Allah swt. Dia juga orang mempunyai otak yang cerdas dan pemahaman yang luas. Menjabat sebagai khalifah selama kurun waktu 29 bulan dan wafat dalam usia 39 tahun 6 bulan.

Semua bangsa menjadi mulia karena sejarah masa silam dan orang yang paling berhak meraih kemuliaan -dengan sejarah dan kisah para leluhurnya- adalah umat Islam. Kita adalah umat yang paling berhak mengangkat sejarah dan kisah mereka, orang-orang yang besar yang agung dan para pemimpin yang terhormat. Dan Umar bin Abdul Azis adalah seorang lelaki agung dan imam (kepala negara) yang menjadi teladan dalam hal keadilan, uswah dalam keikhlasan, qudwah dalam hal takutnya kepada Allah swt, contoh dalam hal kezuhudan, permisalan dalam hal kesungguhan mengejar akhirat.
Umar bin Abdul Azis rahimahullah telah meraih posisi mulia dalam sejarah Islam..

[sumber : Syaikh Usamah Na'im Musthafa/Kisah-kisah teladan Umar bin Abdul Aziz)

Tidak ada komentar:

Bismillahir rahmanir rahiim.. Alhamdulillah puji syukur hanyalah milik Allah SWT, Dia dengan keMahaSempurnaan dalam setiap ciptaanNya telah memberikan akal, hati, rasa, raga, jiwa, ilmu, cinta, kasih sayang dan segala anugerah lainnya yang andaikan dihitung dan air laut dijadikan tinta untuk menulis semua karuniaNya PASTI nikmat Allah tak kan habis terlalu melimpah untuk kita..Sholawat dan salam semoga selalu tercurah untuk Rasulullah Khotimun Nabi Muhammad SAW, untuk keluarga, sahabat beserta para pengikutnya hingga akhir zaman..Mensyukuri segalanya mengisi hari demi hari dengan belajar memperbaiki setiap kekurangan dan keterbatasan diri dalam rangka beribadah mendekatkan diri pada Allah Pencipta Jagad Raya Alam Semesta untuk meraih kesuksesan hidup dunia akhirat..